BloGcataloG

Wisata Bisnis at #tdawisata

Wisata Bisnis yang diadakan oleh TDA Bekasi ternyata banyak diminati oleh TDAers dari Cikarang. TDAers dari Cikarang ini tentu tak bisa lepas dari kelompok Cimarters yang selalu aktif menebar rahmah bagi lingkungannya. Hampir semua TDAers Cikarang adalah aktifis Cimart, mulai dari MMC1 [Kelompok Mastermind Cikarang 1] s.d MMC4 [yang baru saja terbentuk]. Terlihat dari MMC1 ada wakil ketuanya dan di MMC4 ada ketuanya.

Tempat berkumpul yang semestinya di Bekasipun harus diberi adendum. Peserta TDAWisata boleh berkumpul di Bekasi dan boleh juga berkumpul di Resto Samikuring. Begitulah, para Cimarterspun akhirnya berkumpul di Resto Samikuring. Sambil menungu merekapun ngobrol tentang kegiatan di Cimart. Begitu Bis TDAWisata datang, maka berhentilah diskusi dan bergeraklah rombongan TDA Cikarang itu menuju Bis tersebut.

Ternyata para penumpang yang sudah ada di Bis turun untuk melihat seberapa bersih toilet di Resto Samikuring. Jadilah mereka saling berpapasan, sehingga ketika bis mau berangkat harus diabsen ulang oleh tukang absen terbaik seBekasi [maksudnya Pak Irfan], jangan-jangan ada yang ketinggalan di toilet. Siapa tahu saking terpesonanya dengan toilet Resto SK, maka mereka jadi lupa kalau harus cepat-cepat ke Bandung.

tdawisata (6)

Pak Ato selaku ketua panitia kegiatan ini juga terlihat sibuk memanfaatkan waktu luang yang ada untuk berbagi informasi bisnis. Tidak ada waktu terbuang selama perjalanan ini, semua diisi dengan kegiatan sharing bisnis dalam bentuk apa saja.

tdawisata (7)

Mas Wisnu sendiri selaku pemilik Resto SK sharing tentang rencana workshop Cara Menulis Cepat dengan Metode 12 PAS. Ini adalah kegiatan di awal tahun 2010, tepatnya di tanggal 16 Januari 2010, yang diadakan sebagai preview Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia yang rencananya akan diadakan di Resto SK secara rutin.

Mas Wisnu terlihat antusias mengikuti acara ini. Kalau kita simak di twitter dengan hashtag #tdawisata, maka banyak sekali liputan tentang acara ini yang diposting oleh mas Wisnu. Melalui microblogging itu kita jadi tahu bahwa bisnis kaos 59 itu diawali dengan suatu perbuatan yang kurang direstui oleh orang tua. Hanya keteguhan akan perlunya istiqomah akan sesuatu tujuan mulialah yang membuat bisnis kaos 59 tetap eksis walaupun mengalami pasang surut.

twitter

Lihatlah kalimat bijak yang ditulis mas Wisnu, “…jika anda jatuh…untuk merenung dan bangkit..caranya harus datang jika ada teman atau kerabat yang meninggal dunia…”

Kalimat diatas sangat indah dan menyentuh, tapi jangan dikejar dengan pertanyaan, “…kalau tidak ada saudara atau teman yang meninggal gimana…”. Jawabannya bisa jadi akan melenceng dari makna kalimat itu.

Acara TDA Bekasi memang selalu melihat pasar, artinya selalu melihat kesesuaian dengan keinginan anggota TDA Bekasi, sehingga selalu saja full book dan tidak menyisakan satu kursipun.

Yang lebih hebat lagi, semuanya dilaksanakan dengan biaya yang murah meriah. Kuncinya adalah pada semangat kebersamaan, saling memberi dan selalu berusaha untuk menebar rahmah dimanapun berada.

Terlihat banyak sekali sumbangan dari peserta, baik berupa makanan, minuman, bahkan spandukpun sumbangan suka rela dari mereka yang peduli dengan kegiatan TDA Bekasi ini.

“Saya ndak bisa ikut, biarlah spanduk saya yang ikut acara ini”, begitu mungkin pemikiran pak Rum yang menyumbang spanduk di acara ini.

Sepanjang perjalanan, di beberapa titik, pada waktu-waktu tertentu, Radio Gaya 93.6 FM melakukan kontak dengan pak Rawi selaku penanggung jawab Humas acara ini dan melakukan tele conference ataupun liputan “live”, sehingga pendengar Radio Gaya bisa mengikuti acara ini dengan baik.

Sungguh sebuah kegiatan yang komplit. Mulai dari isi acaranya, semangat kebersamaannya maupun model liputannya. Saat tulisan ini sudah bisa dinikmati oleh pembaca blog ini, maka acara sebenarnya belum selesai benar. Baru hampir selesai saja.

Bagi yang tidak kebagian mendengarakan siaran radio namun ingin menikmati kisah perjalanan ini, maka microblogging Twitter dengan hashtag #tdawisata akan membantu para pengamat acara ini.

Sampai ketemu di acara TDA Bekasi yang lainnya. Insya Allah selalu sukses dan selalu penuh rahmah bagi lingungan. AMin.

tdawisata (4)

Kebiasaan yang  tidak bisa hilang “Narsis Berjamaah”

[para narsis mania ini gak nyadar kalau sebagian besar teman-teman mereka yang berada di bus sudah nungguin selesainya adegan foto memfoto ini, karena pingin segera berangkat menuju Bandung]

.

  • Assalamualaikum......SALAM KENAL=====================
    Temen-temen ingin WIRAUSAHA ??? Jadi entrepreneur ???
    Ingin punya bisnis ??? Mau buka usaha ???
    Yang nyata, halal, prospektif & mudah ??? ( Bukan MLM )
    Atau butuh bimbingan / konsultasi ???
    Wujudkan Bersama Kami. "CV.HAZET Computer & Konsultan Bisnis"
    Hubungi 08121479434 Bp.Afif Naofal atau Klik

    http://WWW.INFOBAGUS.TK atau
    http://WWW.HAZETCOM.BLOGSPOT.COM

    Bersama kami insyaAllah untung, maju, berkah & sukses.
    Saatnya ACTION!. Ayo ambil peluang bisnis ini.
    Tidak ada kata terlambat!. Ikuti jejak mereka yg sudah kami bina & sukses.
    Orang lain bisa sukses, Andapun BISA!
    Kami bantu anda maksimal. Melayani Seluruh Indonesia.
    GARANSI. KONSULTASI GRATIS !!! ======================
  • semoga jualannya laku pak
    Amin.

    Salam
  • syamsu
    maju terus dan berkah utk orang banyak TDA Bekasi

    salam sukses utk semua
    Syamsu Mie Perto
    Karawang
  • Mie Perto ini memang gak ada matinya
    Insya Allah selalu begitu pak Syamsu.
    Amin

    Salam
  • Belum bisa ikutan.
    Tapi bisa ikutan melepas keberangkatannya.
    Ikut foto2 pula....
  • Bapak memang orang yang selalu beruntung
    insya Allah selalu begitu
    amin

    Salam
  • mantabbs.... cuma sayang, event ini bareng ama acara keluarga jd g bisa ikut...
  • Event yang lain semoga bisa ikut pak
    Amin

    Salam
  • samsudin
    Salam Sukses buat rekan-rekan semua insyaalloh next event ikut
    bagus lagi kalau Seragam pa keliatan lebih narsis :)

    salam tetep promosi

    samsudin
    jurganKaos
    http://juragakaos.wordpress.com

  • Tetep semangat pak Acoe
blog comments powered by Disqus